Entri Populer

Translate

Kamis, 09 Oktober 2014

U'Camp






U'Camp adalah grup musik Rock Indonesia asal Bandung yang didirikan pada tahun 1988. Dengan formasi 5 personel yaitu Rudi (vokal), Iram (gitar), Ovy (gitar), Eron (bass), dan Sandy (drum). Namun saat ini grup musik ini telah mengalami pergantian personel yaitu Dhoni (vokal), Iram (gitar), Dimmy (gitar), Ozy (bass), dan Arie (drum) (sekarang drummer Tipe-X ). U'Camp yang terbentuk sekitar 1990-an di Bandung, merupakan band rock yang pada awalnya beranggotakan Iram (Gitar), Sandy (Drum), Rudi (Vokal), Erry (Bass), OVY (Gitar). Usai kehilangan dua personel, yaitu Sandy (sekarang tergabung dalam PAS band) serta Ovy (sekarang tergabung dalam /riff), U'Camp vakum.
"Kita sempat vakum hampir satu dasawarsa karena kita kehilangan dua personil, yaitu Sandy dan OvY. Selain itu, kita butuh waktu untuk mencari penggantinya," ungkap Iram sang gitaris saat ditemui okezone di kawasan Kemang Jakarta Selatan, belum lama ini.
Tak mau berhenti berkreasi, ditambah kecintaan mereka pada musik rock mengobarkan semangat Iram untuk menghidupkan kembali U'Camp. Dia juga menemukan titik cerah setelah pertemuannya dengan Ozy (Bas), Arie (Drum), Dimmy (Gitar), dan Dhino (Vokal).
"U'Camp bukan untuk didirikan lagi tetapi kita sebatas meneruskan, kurang lebih kita sepuluh tahun vakum diakibatkan karena teman kita sudah punya band lain," ujar Iram.
Iram menambahkan, formasi baru U'Camp semakin menambah kematangan dan kedewasaan dalam menghasilkan karya. Dengan darah dan jiwa baru, U'Camp siap kembali ke kancah musik Indonesia dan bersaing dengan band-band rock papan atas lainnya.
Tak hanya Iram, Dhino sang vokalis, juga menjelaskan optimismenya bahwa U'Camp mampu menembus pasar musik Indonesia. Hal itu diakui Dhino karena jenis musik yang mereka usung masih beraliran rock kental khas U'Camp.
"Kita ingin memainkan seperti dulu dan kita tidak mau mencoba untuk pindah jalur," ungkapnya.
Sedikit memberi bocoran, grup band yang terkenal dengan lagu Bayangan itu akan meluncurkan album baru berjudul Apa Kabar. Uniknya, U'Camp akan menyelipkan hits mereka, Bayangan pada album baru tersebut.
"Lagu Bayangan tetap kita masukkan pada album baru kami. Namun, lagu tersebut mengalami perubahan yaitu aransemennya kita buat yang baru," ujar Ozy dan Dimmi kompak.
Perlu diketahui dalam album Apa Kabar ini terdapat 10 lagu. Mereka menjadikan lagu Bayangan sebagai single andalan dan menyiapkan video klip untuk itu.
Sekdar diketahui, sejarah U'Camp bermula pada tahun 1993 saat mereka merilis album Bayangan. Menjelang masa-masa vakum, mereka sempat mengeluarkan sebuah album kompilasi bertitel Kuingin pada tahun 1997. Pada tahun yang sama mereka juga menghadirkan album Melangkah.
U`CAMP adalah band lama yang menunjukkan kemampuan dan berjalan di jalur yang sebenarnya,” kata gitaris Iram sebagai satu-satunya “orang lama” U’Camp yang masih tersisa. Diakui Iram, musik mereka masih tak jauh berbeda dengan ketika Ovy (kini gitaris /rif) dan drumer Sandy (Pas Band) masih bergabung.
“Kalau pun ada kelainannya, itu hanya tergantung pada keadaan. Hanya aransemen yang benar-benar baru dibandingkan hit lama, ‘Bayangan’,” ungkapnya.
“Saya memang mau mempertahankan warna lama karena tak ingin bermaksud jualan saja. Yang paling berbeda pada penampilan kami, adalah tidak lagi seperti dulu bergaya rock jadul dengan wajah sampai ketutupan rambut,” papar Iram, mengenang.
Menurutnya, U’Camp perlu menjajal kekuatannya terjun di tengah-tengah kejenuhan segmen tertentu pada musik mellow yang kini merajai gelanggang industri pop Indonesia.
“Formasi terbaru U’Camp ini lebih semacam kolaborasi dengan pemusik dan penyanyi muda agar ada corak kekinian,” sambung lelaki bernama lahir Azram Azyb itu.
Seperti diketahui, Iram kini didampingi empat pemuda segar yakni Ozy (bas), Dimitri (gitar), Arie (drum) dan Dhino (vokal).
Ada catatan tersendiri yang terbilang unik, karena Dino ternyata adalah penyanyi yang sempat ikutan Kontes Dangdut TPI (TPI). Maka lengkaplah, bila kemudian tontonan panggung realitas (“reality show”) seperti juga “Indonesian Idol” dan “Dream Band” ikut menghasilkan potensi baru di bisnis industri rekaman.
Ovy, suami Titi DJ, mensyukuri U’Camp masih berlanjut dengan komitmen lama. “Bagus, karena masih ada Iram sang pencetus yang juga rela menggabungkan idealismenya dengan selera sekarang,” komentar Ovy.
Sampai saat ini, ujarnya, ada kebanggaan diri sebagai mantan gitaris U’Camp karena ketika melakukan tur konser dengan /rif, masih ada saja yang menghubung-hubungkan ia dengan band lamanya itu.
“Saya harap U’Camp bisa maju lagi tetap dengan warna rock yang sesungguhnya,” tambah dia. Melalui apa yang telah dilihatnya dari “U’Camp baru”, Ovy mengatakan puas karena ciri aslinya tetap ada.

Karier

Karier grup musik ini dimulai dengan adanya 5 personel yaitu Rudi, Iram, Ovy, Eri, Sandy. Mereka mulai merilis album pertamanya dengan judul Vol. 2 pada tahun 1989. Namun angka penjualan dari album ini terbilang cukup berhasil meski tak seberhasil grup musik rock lainnya.
Grup musik ini kembali merilis album keduanya dengan nama Bayangan pada tahun 1992. Sejak merilis album ini, grup musik ini namanya semakin melambung dan mulai dikenal oleh banyak orang. Angka penjualan pasar album ini terbilang sukses dari pada album pertama mereka.
Tak ada kata menyerah, grup musik ini kembali menggarap album ketiganya dan berhasil dirilis dengan nama Masih Ada pada tahun 1995. Angka penjualan pasar album ini terbilang sama suksesnya dengan album kedua mereka.
Mendekati masa-masa vakumnya, grup ini merilis album keempatnya dengan nama Aku Cinta pada tahun 1997. Album ini adalah menjadi album terakhir Ovy di grup musik ini. Karena Ovy mengundurkan diri lantaran pada tahun 2003 dia menjadi gitaris dari grup musik /rif.
Dengan tersisa 4 personel, grup musik ini dengan serius menggarap album kelimanya dengan nama Kuingin pada tahun 1998. Pada tahun yang sama juga grup musik ini merilis album keenamnya dengan nama Melangkah.
Akhirnya 3 personel yaitu Rudi, Eron dan Sandy mengundurkan diri dari grup musik ini dan kini Sandy menjadi drummer dari grup musik PAS Band, Eron menjadi vokalis Sahara dan Rudi memilih untuk bersolo karier. Sejak itulah nama U'Camp menghilang dari kancah musik Indonesia.
Vakum setelah 10 tahun tak merilis album, grup musik ini kembali hadir dengan formasi barunya yaitu Dhino (vokal), Iram (gitar), Dimmy (gitar), Ozy (bass) dan Arie (drum). Dan akhirnya grup musik ini merilis album ketujuhnya dengan nama Apa Kabar pada tahun 2008. Salah satu alasan vakumnya U'Camp dari dunia musik karena kehilangan 4 personel lamanya. Namun sayangnya, album ketujuh U'Camp tidak seberhasil seperti album-album U'Camp sebelumnya.



Diskografi

Adi Metal Rock

Adi Metal Rock Band                                                                                                    
Dibentuk dengan nama Adi Metal Rock pada  tanggal 15 April tahun 1984 di Surabaya, dengan personil :  Adi Sandoyo (Keyboard), Adi Nirwanto (Bass), Adi Sugiarto (Vocals), Adi Prasetyo (Guitar) dan Adi Prastanto (Drums) . Adi Metal Rock juga menyandang predikat jawara pada Festival Rock Se-Indonesia  tahun 1987.Kelima personil group ini bersaudara kandung putera dari pasangan Makarius Ali Sastrowardoyo dengan Agatha Sri Subekti. 
 
 

Grass Rock


Asal Bendera Indonesia Surabaya, Indonesia
Genre Rock
Label Logiss Record
Metrotama
Ski Record
Atlantic Record

Anggota Rere Reza
Edie Kemput
Mandao
Ersta Satrya Nugraha
Hans Sinjal

Mantan anggota Alm. Dayan Zmach
Hendry
Alm. Yudie Rumput



Grass Rock merupakan salah satu band lulusan festival rock yang diselenggarakan oleh Log Zhelebour. Band ini terbentuk karena terdorong untuk mengikuti Djarum Super Rock Festival pada 1985.
Band ini kerap mengganti vokalis, di antaranya adalah Karnoto, Arief, Zulkarnain, dan vokalis terakhir Dayan (adik Rere) yang sempat duet dengan Zulkarnain.
Ketika Zulkarnain masuk pada tahun 1986 Grass Rock kembali mengikuti Djarum Super Rock Festival, dan berhasil jadi Juara I. Rere pun kembali menyabet gelar The Best Drumer. Mereka lantas memperoleh kesempatan dari Log Zhelebour untuk mengikuti tur 10 kota untuk mengiringi God Bless.
Grass Rock telah merilis empat album Anak Rembulan (1990), Bulan Sabit (1992), Grass Rock (1994), Menembus Zaman (1999), dan satu single Rock Kemanusiaan "Prasangka". Setelah ditinggal Dayan yang meninggal pada 1999, Grass Rock tinggal Mando (kibor), Edi Kemput (gitar), Yudi (bas), dan Rere (drum).
Grass Rock pada awal 2009 bergerak kembali. Dua personel muda mereka gandeng--Hans Sinjal dan Ersta Strya Nugraha. Hans menggantikan Dayan, sedangkan Ersta menjadi pemain bas karena Yudi dalam kondisi kesehatan yang tidak memungkinkannya berlelah-lelah bermain musik.
Kini, Grass Rock digawangi oleh Hans Sinjal (vokal), Edi Kemput (gitar), Rere Reza (drum), Mando (keyboard) dan Ersta Satrya Nugraha (bas).
 
Awal Terbentuk;
 
Awal terbentuk di Surabaya, 4 Mei 1984, Grass Rock diperkuat oleh Hari (vokal), Mando (kibor), Harto (gitar), Yudhie (bas), dan Rere (dram). Band ini kemudian sering mengusung lagu-lagu milik Yes, sehingga sering dijuluki sebagai Yes-nya Indonesia. Pada tahun yang sama mereka kemudian mengikuti festival rock itu tapi gagal menjadi juara.
Tahun 1985 Grass Rock kembali mengikuti Djarum Super Rock Festival, kali ini mereka beruntung memperoleh juara III dan Rere memperoleh gelar The Best Drumer. Wah makin semangat saja kita ngerocknya, tuturnya. Lalu Grass Rock pun memperoleh kesempatan untuk selalu mengikuti show yang diselenggarakan oleh Log Zhelebour.
Sebagai sebuah grup Grass Rock paling kerap mengganti vokalis, di antaranya adalah Karnoto, Arief, Zulkarnain, dan vokalis terakhir Dayan (adik Rere) yang sempat duet dengan Zulkarnain.
Ketika Zulkarnain masuk pada tahun 1986 Grass Rock kembali mengikuti Djarum Super Rock Festival, dan berhasil jadi Juara I. Rere pun kembali menyabet gelar The Best Drumer. Mereka lantas memperoleh kesempatan dari Log Zhelebour untuk mengikuti tur 10 kota untuk mengiringi God Bless.
Tahun 1987 mereka ikut festival lagi dan kembali memperoleh Juara I dan The Best Drumer, ditambah Mando memperoleh gelar The Best Keyboard. Setelah itu kita dapat juara terus kalau ikut festival, wah pokoknya kita lagi di atas angin deh saat itu, papar Rere penuh semangat.
Setelah itu tawaran show pun makin berdatangan dan mereka tidak lagi mengikuti festival-festival. Kerjasama dengan Log pun berakhir pada tahun 1988. Karena merasa jam terbang sudah banyak mereka pun terpikir untuk membuat album. Lalu mulailah mereka membuat komposisi sendiri.
Grass Rock telah merilis empat album Anak Rembulan (1990), Bulan Sabit (1992), Grass Rock (1994), Menembus Zaman (1999), dan satu single Rock Kemanusiaan "Prasangka". Setelah ditinggal Dayan yang meninggal 1999, Grass Rock tingga Mando (kibor), Edi Kemput (gitar), Yudi (bas), dan Rere (drum).
Mendiang vokalis Dayan ternyata meninggalkan pesan untuk rekan-rekannya dalam grup rock Grass Rock--Edi Kemput (gitar), Mandau (keyboard), Yudi (bas), dan Rere (drum). Ia berharap teman-teman bermusiknya itu meneruskan perjalanan Grass Rock, yang dibentuk pada 1984 dan merilis album pertama pada 1990. Ia berharap pula, Grass Rock bisa memberi pencerahan bagi industri musik Indonesia.
 
Formasi Baru
Ditinggal pergi untuk selamanya oleh Dayan pada 1999, langkah Grass Rock sempat terpaksa terhenti. Diceritakan oleh Rere kepada Kompas.com, dalam rangka mewujudkan pesan Dayan, atas inisiatif Edi mereka berusaha bangkit lagi pada 2001 dengan merekrut vokalis Hendry George dari Palembang. "Kami rekaman di (perusahaan rekaman) Musica Studios waktu itu, menghasilkan 10 lagu. Kami banyak mengeksplorasi dan termasuk menerjemahkan karya-karya almarhum dengan mencoba membuat versi yang baru ketika itu," kata Rere.
Namun, kecenderungan industri musik kita ketika itu tidak berpihak kepada musik Grass Rock. Vokal Hendry (kini menjadi vokalis Funky Kopral) dinilai oleh pihak perusahaan rekaman bersangkutan, "Kurang industri," kenang Edi. Mereka pun, lanjut Edi, diminta untuk mendapatkan pengganti Hendry. Ketika mereka meminta masukan dari Anang Hermansyah, penyanyi, pencipta lagu, pemain musik, dan produser musik itu pun mengatakan bahwa unsur vokal-lah yang tak menyatu dengan unsur-unsur lain musik mereka.
Grass Rock terpaksa harus nonaktif lagi. Tapi, teringat lagi akan harapan Dayan kepada Grass Rock, pada awal 2009 mereka bergerak kembali. Dua personel muda mereka gandeng--Hans Sinjal dan Ersta Strya Nugraha. Hans menggantikan Dayan, sedangkan Ersta menjadi pemain bas karena Yudi dalam kondisi kesehatan yang tidak memungkinkannya berlelah-lelah bermain musik.[1]
Belakangan sejak awal tahun lalu Grass Rock tengah mempersiapkan album kelima mereka dengan vokalis dan bassis baru. Hans Sinjal, vokalis yang menggantikan Dayan mereka rekrut berkat jaringan Facebook sementara bassis Ersta Strya Nugraha yang sementara mengambil alih posisi Yudhi masuk berkat rekomendasi Rere yang mengenalnya semasa membantu Yovie & Nuno dan Project Pop.[2]

Yudhi Tutup Usia

Berita duka kembali menyelimuti ranah musik rock Indonesia. Setelah sempat menderita penyakit sirosis liver yang bermuara pada kanker hati 2010 lalu, Yudhie Rumput meninggal dunia hari Jum'at (3/1) dini hari.
"Turut berduka cita yang sedalam2nya, atas wafatnya Yudhie Rumput (GRASS ROCK) Semoga diterima di sisiNya.. Mari kirim doa Slankers!!, " bunyi akun Twitter @slankdotcom. Menurut Massto Sidharta, kakak Bimbim Slank yang tak lain sepupu dari Yudhie, almarhum menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 00.45 WIB di RS Mitra Keluarga Cibubur, ungkapnya lewat linimasa.
Kondisi kesehatan Yudhie yang tidak memungkinkan untuk kembali main musik membuat Grass Rock terpaksa merekrut bassist baru. Akhirnya Ersta Satrya Nugraha resmi bergabung pada tahun 2009 demi meneruskan perjuangan band yang dibentuk di Surabaya, 4 Mei 1984 ini.[3]

"@MusicListForum turut berduka cita atas wafatnya Yudhi Grass Rock semalam di RS Mitra Cibubur. Rumah duka di Jl. Putri Tunggal Sumur Bandung 3, Harjamukti, Cibubur," tulis Sam Alatas dari Music List Forum, kepada Kompas.com di Jakarta, Jumat pagi.
Yudhi, yang bernama lahir Yudha Tamtama Aji bin Usman, dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur pada 30 Desember 2013 setelah terjatuh. "Jadi, dia katanya sempat jatuh, terus dibawa lari ke Mitra Cibubur. Meninggalnya tengah malam tadi," kata gitaris Grass Rock, Edi Kemphut, dalam wawancara di rumah duka Yudhi, kawasan Harjamukti, Cibubur, Depok.[4]

Siapkan Album Baru

Beberapa waktu belakangan, Hans (vokal), Rere Reza (drum), Edi Kemput (gitar), Ersta Satriyanegara (bass), dan Mando (keyboard), sibuk mengolah materi album di dapur rekaman. "Beberapa lagu sudah direkam. Tinggal dua lagu," lanjut Hans, yang bekerja sebagai wartawan harian sore tersebut.
Kembali ke industri musik Indonesia, bagi Grass Rock, nampaknya tidaklah mudah. Kejayaan yang menjadi romantisme mereka di dekade 1990-an, sudah jauh berada di belakang. Perlu kerja keras untuk mengembalikan ingatan banyak orang terhadap mereka.
Apalagi, band jebolan Log Zhelebour tersebut, dalam perjalanan kariernya acapkali berganti-ganti personel. Terutama pada posisi vokalis. Mereka antara lain, Hari, Karnoto, Arief, Zulkarnain, serta almarhum Dayan. Sekarang, Hans yang mengisi posisi tersebut.
Makanya, dalam album barunya nanti Grass Rockmenyisipkan tiga lagu yang pernah menjadi hits untuk membawa penggemarnya nostalgia. Antara lain, "Peterson" (Anak Rembulan), "Bersamamu", dan "Gadis Tersesat". "Itu aransemennya baru," ucap Hans.
Proses kreatif pembuatan album itu, mengalami hambatan. Masing-masing personel punya kesibukan. Namun, ketika Yudhi Rumput (pemain bass) meninggal dunia, personel Grass Rock berkumpul kembali dan membicarakan album. Mereka berkomitmen untuk itu.[5]

Diskografi

Album Studio

Referensi

  1. ^ Grass Rock: Dua Personel Muda Jadi Jembatan, Kompas.com, diakses 19 Desember 2009
  2. ^ Iwan Fals, Slank, Ungu Tampil di Konser Amal Bagi Yudhi Grass Rock, Rollingstone.co.id, diakses 8 Februari 2011
  3. ^ Yudhie Grass Rock Tutup Usia, Traxmagz.com, diakses 3 Januari 2014
  4. ^ Pemain Bas Yudhi Grass Rock Meninggal Dunia, Kompas.com, diakses 3 Januari 2014
  5. ^ Masih Ingat Lagu Peterson? Ya, Grass Rock Bersiap Mengorbit Setelah Lama Vakum, Tribunnews.com, diakses 10 Maret 2014